Seperti angin yang tak pernah diam
selalu bertiup di segala arah
bertugas yang tak pernah bertepi
yang selalu menabur kesejukan pada setiap kehidupan
bisikan angin tidak selamanya bertiup ke utara
ia akan kembali bertiup di penjuru yang lain
seperti diriku yang ingin kembali pulang ke pangkuan ibunda tersayang
sekian lamanya aku terkungkung dan bernaung
di bawah asuhan rembulan yang selalu aku nantikan siang dan petang
akan datangnya angin segar yang membawaku ke sana
kini aku tumpahkan semua harapan, dan ku kabarkan kepada mereka
bahwa kutelah kembali dan semoga ku dapat diterima
dan semoga ku tidak dipandang sebelah mata
akanku persembahkan sisa hidupku untuk kebaikan
agar semua masa laluku dapat terlunasi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar